laptopacer #keyboard #teknikalhandalCara Mengganti Keyboard Laptop dengan mudah bisa dilakukan dirumah/tempat kerja dengan alat seadanya, kalian juga bisa t
AcerAspire 4732Z merupakan versi pengganti Acer Aspire 4720. ( baca : mengganti harddisk Acer 4720) Seri ini dirilis kisaran tahun 2007 yang lalu. Saya lupa tepatnya. Namun pada saat itu, Acer Aspire 4732Z termasuk salah satu yang paling banyak dibeli. Dan hebatnya, sampai saat ini saya jarang menemui notebook seri ini bermasalah pada hardwarenya.
Langkahlangkah Mengganti Hardisk Laptop. 28 Mar 2019, 08:00 WIB. Bagikan. PALEMBANG, Hardisk salah satu komponen media penyimpanan data digital pada Komputer atau Laptop. Komponen penting yang ada pada laptop ini memang jarang mengalami kerusakan bila kita menggunakannya dengan baik. Kerusakan pada Hardisk Laptop
CaraMelepas Hardisk Laptop Acer Aspire 3.Hy Guys Jangan Lupa Untuk Subscribe Ya Guys Karena Subcribe Itu Gratis 😊😊😊Trimakasih.subscribe : Maka anda saya ajak untuk menyimak tips mengganti hardisk laptop dibawah ini: Untuk acer e5 476g saya ini jangan lupa untuk membuka tempat cd, dengan cara membuka baut yang bisa dilihat dibawah ini
Menggantihardisk sebuah laptop tidaklah begitu rumit. Selama mau belajar, pasti anda bisa.Selamat video ini, anda diharapkan bisa ca
8M878. — Cara upgrade hard disk laptop biasa atau SSD. Kapasitas penyimpanan merupakan hal yang cukup penting sekarang ini, hard disk merupakan salah satu media penyimpanan yang banyak digunakan. Dengan semakin banyaknya data yang kita simpan pada hard disk, menyebabkan ruang kosong yang tersisa pun semakin sedikit. Upgrade hard disk merupakan salah satu solusi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut, upgrade harddisk dilakukan tidak hanya karena ruang penyimpanan yang semakin sedikit, bisa juga karena harddisk mengalami trouble atau tidak bekerja dengan baik, sehingga peformannya menurun. Pada laptop jika kita ingin meng-upgrade hard disk laptop, secara otomatis kita mengganti hard disk yang lama, kemudian mengganti dengan yang baru. Oleh karena itu supaya tidak salah pilih, apalagi merugi nantinya maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih harddisk untuk kebutuhan upgrade. Penasaran ya? oke langsung saja saya kasih beberapa hal yang perlu diperhatikan. Tips Upgrade Hard Disk Laptop Merk Hard Disk Usahakan saat membeli harddisk baru untuk kebutuhan upgrade, merk dari harddisk yang akan dibeli sama dengan merk pada harddisk yang ingin diganti, tujuannya agar performa yang dihasilkan sama seperti jika kita menggunakan harddisk bawaan yang sudah terpasang saat membeli laptop. Tak hanya performa, ukuran hard disk pun juga harus di perhatikan dan harus sama dengan hard disk sebelumnya. Kapasitas Hard Disk Pastikan kapasitas hard disk pengganti jauh lebih besar daripada harddisk sebelumnya, namanya juga upgrade, kalau yang dibeli kapasitasnya sama saja mending gausah upgrade sekalian hehehe D. Teliti Sebelum Membeli Pastikan kondisi hard disk baru yang akan kita beli, apakah hard disk tersebut benar – benar baru atau baru hasil rekondisi. Biasanya terdapat perbedaan pada hard disk baru dengan hard disk hasil rekondisi. Harga Hard Disk Cek harga harddisk di pasaran, jangan sampai kita membeli harddsik dengan harga yang terlalu tinggi. Tapi juga jangan senang dulu kalau – kalau kita mendapatkan penawaran harga yang sangat jauh lebih murah daripada harga pasarannya. Pastikan dan teliti lagi apabila mendapatkan harddik seperti itu. Garansi Garansi dari sebuah harddisk juga bisa menjadi bahan pertimbangan, ada yang berani memberikan garansi resmi 2 sampai 3 tahun, ada juga yang hanya memberikan garansi resmi selama satu tahun. Pilihlah yang berani memberikan garansi dengan jangka waktu yang lama, karena akan mempermudahkan saat kita mengalami masalah atau trouble pada harddisk kita. Salin Semua Data Nah, untuk yang satu ini hanya jika Anda ingin tetap memiliki data pada harddisk lama Anda. Karena jika tidak Anda salin sebelum dilepas, maka selanjutnya sulit lagi untuk menyalinnya. Masa abis lepas dan pasang yang baru, lepas lagi dan pasang hard disk lama cuma untuk menyalin data? kan nggak lucu D. Tahap yang ini juga terkadang disebut dengan kloning. Jadi Anda ndak perlu instal OS ulang. Semoga tips upgarde hard disk laptop yang saya berikan dalam meng-upgrade harddisk laptop ini bermanfaat, semoga dapat membantu teman – teman sekalian kalau – kalau dikemudian hari ingin upgrade harddisknya.
Nah itu sejumlah kebaikan yang dapat menjadi alasan bagi kerjakan upgrade berusul HDD ke SSD. Meledakkan SSD dan HDD dalam satu laptop Berhubung SSD harganya mahal, saya hanya membeli yang kapasitasnya 120 GB. Jadi, saya masih membutuhkan HDD sebagai tempat menyimpan data. Setelah memutuskan buat menggunakan SSD umpama pengganti HDD, saya juga punya 2 sortiran, ialah Memasang SSD dan HDD, atau Memasang SSD dan menunggangi HDD sebagai HDD eksternal. Dihadapkan pada pilihan di atas, saya memutuskan kerjakan meledakkan SSD dan HDD pada satu laptop. Bagaimana caranya? Laptop berbeda dengan PC yang bisa dipasangi HDD lebih dari suatu. Jadi, untuk memasang SSD dan HDD di laptop ada yang perlu dikorbankan, yaitu DVD ROM. DVD ROM sederajat seperti HDD, terkoneksi ke mainboard melalui port SATA. Jadi HDD bisa dipasang di port SATA pada slot DVD ROM. Organ nan digunakan cak bagi memasang HDD ke slot DVD ROM disebut Caddy. Bentuknya dibuat sama dengan DVD ROM. Caddy HDD Laptop Caddy adalah sebuah kancah yang digunakan sebagai converter bakal meledakkan HDD laptop ke slot DVD ROM. Caddy didesain seperti DVD ROM. Baik bentuknya ataupun peletakan gorong-gorong baut untuk memasang penutup maupun penampang bikin penutup tepi luarnya. Caddy secara umum meimiliki 2 ukuran ketebalan, 9,5 mm dan 12,5 mm. Dimensi ini mengikuti format ketebalan DVD ROM laptop. Jadi, sebelum membeli caddy, cek dulu ketebalan DVD ROM laptop. Supaya caddy yang dibeli bisa dipasang ke laptop. Caddy HDD Caddy HDD 9,5 mm Dengan semacam itu, SSD dipasang pada slot utama HDD, dan digunakan ibarat tempat menginstal system operasi. Sementara itu HDD dipasang ke slot DVD ROM. Bisa digunakan sebagai kancah instalasi system kampanye kedua dan tempat penyimpan data, atau sahaja sebagai tempat menggudangkan data saja. Laptop Asus X454Y + SSD + HDD – DVD ROM Laptop nan akan dipasangi SSD dan HDD adalah Asus X454Y. Yang bisa diakses dari sumber akar hanya slot RAM. Jadi ya kudu membongkar casing bagian atas untuk mengakses slot HDD dan DVD ROM. Alat dan Bahan yang dibutuhkan merupakan 1 SSD 1 HDD 1 Caddy 1 Drei sesak kerdil Tahap 1 Menggilir HDD laptop dengan SSD Magfirah HDD laptop Pasangkan SSD ke slot HDD laptop SSD terpasang ke slot HDD laptop Asus X454Y Sampai disini laptop telah bertukar berasal HDD ke SSD. Langkah selanjutnya adalah memasangkan HDD laptop. Karena slot HDD telah dipasangi SSD, maka HDD harus dipasang di tempat nan enggak. Bagian laptop yang boleh dipasangi HDD adalah slot DVD Rom. Karena sekufu dengan slot HDD, slot ini pun menggunakan port SATA. HDD kita pasang ke laptop dengan menunggangi Caddy. Tahap 2 Melepas DVD ROM dan memasang HDD ke laptop dengan Caddy Siapkan alat dan target yang diperlukan obeng plus, caddy, dan hdd laptop. Pasang HDD ke Caddy. Perhatikan susuk berikut ini. Pasang baut cak bagi mendekap posisi HDD di intern Caddy. Selanjutnya, lempar DVD ROM dari badan laptop. Lega sisi luar DVD ROM cak semau kaliber bawaan laptop, lepas penampang tersebut. Pasangkan penampang ke posisi yang sama, tetapi dipasangkan ke Caddy. Kemudian, pada sisi privat DVD ROM terdapat lempengan logam yang berfungsi mengapit DVD ROM ke laptop. Lepas lempengan tersebut, pasangkan ke posisi nan sama, sekadar sreg Caddy. Sekarang HDD dan Caddy telah siap, pasangkan caddy tersebut ke slot DVD ROM. Kunci Caddy dengan meledakkan baut ke intiha. Selesai. Tinggal dicek. Sampai sreg terpasangnya HDD dengan menggunakan Caddy di slot DVD ROM, SSD dan HDD akan terdeteksi takdirnya laptop dinyalakan. Kondisi SSD masih dalam keadaan zero. Sistem operasi Windows berjalanan dari HDD. HDD terpasang di slot DVD ROM laptop Asus X454Y Partisi SSD telah terdeteksi oleh sistem Berwarna hitam, unallocated Cak semau 2 cara yang bisa dipilih bakal menjalankan Sistem Kampanye Windows berjalan berbunga SSD, adalah Sejumlah Goresan Setelah Mencoba Menggunakan SSD + HDD di laptop Asus X454Y. Setelah SSD dan HDD sempurna terpasang di laptop, suka-suka 2 skrip Sistem manuver OS yang bisa dipilih, yaitu menggunakan 2 OS n domestik satu laptop atau memperalat 1 OS sekadar. Berikut ini sedikit ulasan saya setelah mencoba 2 skenario tersebut. 1. Dual OS Sistem Operasi lama HDD + Fresh install Win 10 SSD Laptop berjalan baku. Boleh memilih Sistem Propaganda yang ingin digunakan sreg saat booting. Restart lancar. Tidak bisa mode sleep dan hibernate. Jika laptop memasuki mode sleep atau hibernate, laptop akan force shutdown. HDD berbunyi seperti saat laptop tiba-tiba mati. 2. Single OS Fresh install Win 10 SSD + HDD misal Drive Penyimpanan Data saja Pada skenario ini, HDD berfungsi munjung sebagai storage. Sistem Aksi berjalan di SSD. Laptop wus-wus lega saat dinyalakan dan dipakai. Mode sleep dan hibernate enggak bisa force shutdown. Belaka, entah disebabkan setting yang belum tepat atau apa, laptop lain dapat restart. Pada saat direstart, laptop akan force shutdown. Atas kendala-rintangan tersebut, kemudian saya browsing mencari solusi. Ternyata kendala ini sekali lagi dialami banyak pengguna semenjak sejumlah perian yang lalu. Akhirnya saya menemukan solusi. Pada sejumlah artikel web dan video You Tube, dikatakan bahwa rintangan laptop force shutdown tersebut boleh diatasi dengan cara mengutak atik saklar switch nan ada pada Caddy. Sakar/switch berada di sisi luar Caddy Cukuplah, ternyata, jenis Caddy berdasarkan keberadaan saklar kecil ini dapat dibagi menjadi 3. Caddy dengan saklar yang terletak di putaran kerumahtanggaan, di samping port SATA. Caddy dengan saklar yang terletak di arah luar sisi kidal. Caddy yang tak punya saklar. Baca juga Mandu Upgrade SSD ke Netbook Toshiba NB305 Solusi yang saya temukan, adalah bagi caddy yang bersaklar. Bagi mengatasi masalah force shutdown lega saat restart, sleep, ataupun hibernate adalah dengan memarginalkan saklar caddy. Saklar tersebut punya 3 posisi, kiri, tengah, dan kanan. Nah, sejumlah pengguna mengatakan bahwa saklar harus kreatif di posisi kanan supaya tidak terjadi kendala force shutdown. Namun ada bilang pemakai yang berhasil mengatasi masalah ini dengan menggeser saklar ke tengah. Lalu bagaimana dengan laptop saya? Gagal. Hehe… Cara tersebut lain berbuah dijalankan pada laptop Asus X454Y yang saya pakai. Kesannya bagaimana? Risikonya saya copot HDD, kemudian DVD ROM saya kembalikan ke tempatnya. Saya hanya menggunakan SSD saja. Sedangkan HDD saya pasang ke HDD enclosure dan berfungsi umpama eksternal HDD. HDD Enclosure merk Orico HDD terpancang ke HDD Enclosure Untuk sementara saya semata-mata akan menggunakan SSD saja di shutdown itu lain baik kerjakan kesegaran HDD, mengurangi umur HDD. Jadi ya di laptop, saya menyediakan satu partisi kecil sebagai tempat penyimpanan data nan madya saya pakai. Sisanya saya simpan di HDD yang sudah menjelma menjadi HDD eksternal. Cuma SSD, HDD nya dideportasi ke HDD enclosure Sebagai catatan, apa yang terjadi di atas itu adalah kendala yang terjadi pada laptop saya. Dan bersendikan beberapa kata sandang, video, dan komentar puas artikel dan penonton video tersebut, ada banyak pengguna SSD + HDD yang berjalan baik-baik sahaja. Nah demikian sedikit camar duka nan saya songsong detik memasang SSD dan HDD dalam satu laptop. Kendati ujung-ujungnya HDD harus mengalah dan berdiam di External HDD Enclosure. Silahkan jika ada tanggapan, masukan, maupun cak bertanya, dapat dituliskan di kolom komentar. Terima anugerah mutakadim melawat. Mudahmudahan bermanfaat. Adu booting HDD vs SSD di laptop jadul Toshiba Satelite L740 Upgrade SSD Adata XPG SX6000 Lite ke Laptop Acer E5-476G Upgrade SSD Midasforce 120GB ke NETBOOK Toshiba NB305
Seperti yang sudah saya rencanakan pada artikel sebelumnya di bongkar Acer Aspire E5-552G, bahwasanya saya berencana ingin mencoba kemampuan SSD untuk sebuah laptop. Kebetulan laptop saya merk Acer Aspire E5-552G AMD FX-8800P, dan tidak ada salahnya untuk dipasangin SSD menggantikan HDD. Sebelum anda memasang SSD ke laptop, alangkah baiknya anda sudah punya rencana dahulu agar semua berjalan lancar. Misal, rencana saya adalah mengganti HDD laptop dengan SSD yang kemudian SSD tersebut digunakan sebagai sistem C. Kemudian untuk bekas HDD akan tetap saya gunakan dengan mengorbankan DVD ROOM. Ya, slot DVD ROOM laptop bisa diisi/ diganti dengan HDD dengan bantuan alat yang bernama Second HDD Caddy atau biasa disebut HDD Caddy saja. HDD Caddy ini bentuk fisik mirip DVD ROOM laptop. Jadi otomatis DVD ROOM akan nganggur nantinya. Pilihan lain jika anda tidak ingin mengorbankan DVD ROOM laptop adalah dengan menggunakan alat External HDD Enclosure. Alat ini semacam case untuk hardisk, jadi nantinya HDD laptop akan dijadikan sebagai external HDD. Jika anda ingin menggunakan enclosure ini, pilih yang sudah mendukung USB agar kecepatan transfer file lebih cepat. Terserah anda mau pilih pakai HDD Enclosure atau HDD Caddy. Saya sendiri lebih memilih menggunakan HDD Caddy dibandingkan HDD Enclosure sebab HDD Caddy ini tidak ribet. Tidak perlu colok external HDD, kemana mana tidak perlu bawa HDD External. Sedangkan saya sendiri penggunaan DVD ROOM pada laptop ini jarang jarang bahkan hampir tidak pernah menggunakan DVD laptop. Lebih pilih mana? HDD 1TB nganggur atau DVD ROOM nganggur? So, daripada DVD nganggur lebih baik diganti HDD. Untuk pemilihan SSD sendiri juga terserah anda ya, mau merk apa terserah. Namun dari informasi yang saya lihat di internet, SSD yang populer dan banyak digunakan saat ini adalah SSD Samsung EVO. Harga SSD Samsung juga tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah, jadi ada di tengah tengah lah menurut saya. Untuk ukuran SSD saya merekomendasikan untuk masa sekarang ini minimal anda beli SSD ukuran 120GB, minimal. Untuk harga sendiri yang ukuran 120GB ini di kisaran 600-800 ribuan, tergantung merk. Biasanya yang paling murah adalah merk SanDisk. Macam macam sih merk SSD ini, ada Samsung, SanDisk, Kingston, Kingfast, A-Data, dan lain lain. Namun saya kemarin mencoba SSD Samsung EVO 850 yang berukuran 250GB, dengan pertimbangan harganya tidak terlampau jauh dari SSD 120GB, dan juga saat ini saya butuh kapasitas SSD yang lebih besar untuk install beberapa program yang ukurannya Giga-an. Ya selain itu juga untuk membuktikan performa SSD ini untuk menjalankan program tertentu. Kebetulan kemarin saya beli SSD Samsung di Jakartanotebook, karena di sana juga jual HDD Caddy. Jadi sekalian beli 2 item biar menghemat ongkos kirim juga daripada beli satuan di seller yang berbeda. Harga di Jakartanotebook sendiri juga tidak mahal kok, bahkan harga barang barang di sana cenderung lebih murah daripada toko lain. Oke skip. Ketika anda berniat ingin memasang SSD pada laptop Acer Aspire E5-552G, berarti anda sudah memodifikasinya. Saya tidak bisa menjamin apakah jika ada kerusakan hardware lain nantinya bisa digaransikan. Intinya kalau sudah berani bongkar laptop berarti sudah berani menanggung resiko kalau saja nantinya garansi akan hilang. Kalau saya sih masalah garansi nanti saja, bisa diakalin D. Nah, jika anda sudah siap maka bisa lanjutkan pasang SSD pada alptop Acer Aspire E5-552G ini. Jadi rencananya begini, HDD bawaan laptop digantikan SSD, kemudian HDD bawaan laptop dipasangkan ke HDD Caddy menggantikan DVD ROOM. Trus ada pertanyaan, kenapa tidak SSD nya saja yang dipasang ke HDD Caddy? Kan lebih enak tidak usah bongkar HDD bawaan laptop? Jawabannya, menurut saya sebenarnya sama saja sih. Anda mau pasang SSD ke HDD Caddy atau pasang HDD bawaan ke HDD Caddy sama. Masalah kecepatan transfer juga sama, sama sama pakai konektor SATA 3. Di sini saya mempertimbangkan ke depannya. Apabila suatu saat anda membutuhkan DVD ROOM, tinggal cabut saja HDD Caddy yang berisi HDD bawaan laptop, ganti dengan DVD ROOM, beres kan. Coba kalau yang HDD Caddy diisi dengan SSD, mau cabut diganti DVD ROOM? Laptop tidak mau nyala dong kan sistem operasi Windows nya ada di SSD. Bongkar lagi laptop, pasang SSD ke HDD bawaan, kerja dua kali kan? Itu sih pertimbangan saya. Oke sekarang berlanjut ke cara pasang SSD ke laptop Acer Aspire E5-552G. Bagi pengguna laptop lain selain Acer Aspire E5-552G ini juga bisa mengikuti tutorial berikut, tinggal sesuaikan saja karena intinya hampir sama. 1. Siapkan SSD Samsung dan juga HDD Caddy. 2. Bongkar laptop Acer Aspire E5-552G, tutorialnya sudah saya jelaskan di sini >> Setelah bongkar cover, cabut soket baterai. 3. Lepas Hardisk laptop dengan cara menggeser ke samping seperti pada gambar di bawah. 4. Lepas adapter karet hardisk laptop dan pasangkan ke SSD Samsung. Adapter ini berbeda beda ya tiap laptop. Biasanya sih model plat logam gitu yang diikat ke HDD menggunakan baut. Tapi untuk model Acer Aspire E5-552G ini cuma model karet + plastik yang cuma ditempel saja. Lihat gambar di bawah. 5. Setelah adapter karet terpasang ke SSD kemudian pasang SSD pada slot HDD laptop. Beres pasang SSD, sekarang menuju ke HDD Caddy. Model HDD Caddy kemungkinan beda ya. Oh ya, untuk laptop Acer Aspire E5-552G ini pakai HDD Caddy yang slim Cari yang HDD Caddy Sata to Sata. Setahu saya ada 2 tipe HDD Caddy, yang ukuran dan Kalau anda pakai laptop lain tinggal ukur saja ketebalan DVD ROOM dan beli HDD Caddy yang sesuai. Oke, sekarang kita mulai dengan cara pasang Second HDD Caddy ke laptop Acer Aspire e5-552G. 1. Kemungkinan tiap model DVD ROOM laptop berbeda, mudah mudahan sama sih, jadi sesuaikan saja. Pada DVD ROOM laptop ada pengunci yang diikat dua baut, lepaskan pengunci tersebut dan pasang pengunci pada HDD Caddy. Lihat gambar bawah. 2. Lepas penutup asli DVD ROOM untuk dipasangkan ke HDD Caddy. Sebenarnya pembelian HDD Caddy juga disertakan penutup, namun pastinya penutup bawaan HDD Caddy tidak sama dengan laptop, jadi kelihatan jelek kalau dipasang. Untuk itu ambil saja penutup DVD asli laptop. Caranya, buka dulu DVD ROOM secara manual. Pasti sudah bisa kan cara buka DVD ROOM dengan manual/ bypass? Di penutup DVD kan ada lubang kecil, colok saja dengan jarum atau kawat yang bisa masuk ke lubang itu, nanti DVD akan terbuka. 3. Tekan ke bawah pengunci penutup DVD menggunakan obeng minus, atau alat yang lain. Sambil penutup ditarik keluar. 4. Jika pengunci sudah lepas, maka pengunci di sebelah ujung juga akan mudah dilepas juga. Kemudian pasang penutup DVD ini ke HDD Caddy. 5. Pasang HDD bawaan laptop yang sudah lepas tadi ke HDD Caddy. Sebelumnya penahan plastik HDD harus dilepas dulu agar hardisk bisa masuk. 6. Setelah HDD sudah duduk dengan benar, pasang penahan plastik lagi dan kencangkan baut yang berada di samping HDD Caddy untuk menahan HDD agar tidak goyang. Baut pengunci ini ada di samping kanan kiri HDD Caddy. Lihat gambar. 7. Rakit HDD Caddy selesai, kini tinggal pasang HDD Caddy ke slot DVD ROOM. Rakit kembali cover laptop seperti semula. Jangan lupa pasang lagi kabel speaker dan kabel baterai. Nyalakan laptop dan masuk ke BIOS. Atur lagi first boot pada HDD bawaan laptop, kemudian restart. Setelah proses pasang SSD Samsung dan juga HDD Caddy ke laptop, biasanya SSD belum terdeteksi di laptop. Hal ini wajar karena SSD belum diformat. Nah, langkah selanjutnya adalah menyalin atau memindahkan sistem operasi Windows dari HDD ke SSD, sekaligus agar SSD juga terbaca/ terdeteksi di laptop. Windows yang dipindahkan ke SSD ini nantinya lisensinya masih genuine kok, jadi tenang saja. Untuk proses pindah/ salin OS Windows dari HDD ke SSD akan saya bahas di artikel selanjutnya saja karena artikel ini sudah cukup panjang juga 😀 . Untuk cloning Windows dari HDD ke SSD silahkan ke link berikut >>
Cara upgrade SSD laptop - Salah satu metode yang paling ampuh untuk mempercepat kinerja PC desktop atau komputer jinjing alias notebook adalah ganti hardisk dengan SSD. Nah disini kita sudah beli saingan WD Blue 3D NAND. Merk SSD terbaik tersebut kita angkut dari salah satu official store Tokopedia. Kalian bisa klik link unboxing di atas untuk melihat isi paket penjualan yang ditawarkan oleh vendor asal Korea Selatan ini. Sesuai dengan janji pada artikel tersebut, hari ini kita akan bahas cara memasang SSD di laptop. Tutorial ini bisa diterapkan di laptop lama maupun baru yang memiliki port SATA. Jadi tidak terbatas pada merek tertentu, misal Asus, Acer, Dell, HP, Lenovo, MSI, Samsung, Toshiba, dll. Periksa Upgradability pada Laptop Ini adalah hal yang wajib diperhatikan jika kalian belum membeli, atau setidaknya agar tidak salah beli. Solid State Drive memiliki beberapa tipe antarmuka, ada Serial ATA SATA, PCI Express PCIe, serta Serial Attached SCSI SAS. Baca juga Kumpulan Merek & Model SSD SATA Terbaik Saat Ini Apa Bedanya SSD SanDisk Ultra 3D dan SanDisk Plus Sedangkan soal bentuk, media penyimpanan ini dibagi menjadi ukuran inci, inci, ATP NVMe, ATP SATA, mSATA, dan SlimSATA. Untuk Samsung 860 EVO yang ada di tangan kita adalah jenis SATA III dengan form factor jadi dimensinya kurang lebih x x sama persis seperti ukuran HDD laptop. Oh ya, jangan lupa cek juga ketebalan. Karena drive juga bisa memiliki ketebalan berbeda. Jadi silahkan konsultasikan ke penjual. Tahap Persiapan Mengganti SSD Laptop Selain mendapatkan tipe dengan form factor dan interface yang tepat, kita juga perlu menyiapkan beberapa hal lain. Pertama, jelas obeng. Kebetulan disini kita menggunakan obeng set Xiaomi Mijia Wiha. Jika diperlukan, sebaiknya backup atau pindahkan data ke tempat yang aman. Untuk laptop tertentu, kalian juga mungkin butuh alat pembuka. Yah, jika memang tidak punya bisa memakai benda di sekitar kita seperti kartu bekas semacam ATM, credit card kartu setan, KTP, pick gitar yang tidak terlalu tebal, dan sebagainya. Pencongkel tidak perlukan apabila perangkat kalian tidak memiliki backdoor seperti Acer Predator, Lenovo G40 series, dan sebagainya. Langkah Mengganti HDD ke SSD Laptop Oh ya, alasan upgrade storage ini karena hardisk laptop rusak. Singkatnya, kita tidak perlu repot cloning hardisk ke SSD, atau yang paling sering ditanyakan adalah mengganti SSD laptop tanpa instal ulang. Baca juga Wajib Tahu - Ini Cara Mengetahui Kesehatan SSD Laptop Perbedaan HDD Eksternal WD Element dan My Passport Sebelum mulai, ada baiknya berdoa sesuai kepercayaan masing-masing dulu, karena doa dapat mempermudah segala urusan. 1 Membuka Casing Laptop Pertama silahkan buka bodi belakang laptop menggunakan obeng. Nah untuk laptop yang kita ada pintu belakang, jadi tinggal buka beberapa sekrup aja. Harap hati-hati jika milik kalian model "ceplikan", jangan sampai kunciannya patah. Untuk laptop dengan tipe sekrup saja tentu akan lebih mudah. 2 Melepas Hardisk Laptop Oh ya untuk berjaga-jaga, matikan arus listrik dengan melepas baterai tanam jika diperlukan sebelum kalian mengeluarkan harddisk laptop. Soal cara melepas HDD ini beda-beda. Ada yang lepas sekrup lalu digeser, ada yang model cabut kabel, ada pula yang harus buka kunciannya dulu. 3 Pisahkan dari Bracket Jika laptop kalian termasuk tipe nomor dua, maka kemungkinan kalian perlu melepas mount / bracket / chassis / shield harddisk seperti gambar di bawah. Pisahkan juga SATA connector dari HDD. Caranya?. Tinggal cabut seperti biasa. Pelan-pelan, jangan kasar, nanti rusak nangis kalian D 4 Pasang SSD ke Bracket Langkah selanjutnya, pasang Solid State Drive Samsung tersebut ke mount / bracket / chassis / shield yang sudah dipisahkan pada langkah sebelumnya. Tancapkan ulang juga konektor SATA. Langkahnya sama, tinggal sekrup-sekrup, puter-puter, jadi tidak perlu dijelaskan lebih detail ya. 5 Pasang SSD ke Laptop Selanjutnya tinggal pasang ke lagi notebook. Kunci ulang dengan sekrup harddisk serta tancapkan kembali kabel SATA ke tempatnya. Jangan lupa hubungkan kembali baterai seperti sebelumnya. Oh ya, sebaiknya backcover jangan ditutup dulu untuk memastikan langkah terakhir. 6 Mengecek Hasil Instalasi Sekarang saatnya mengecek apakah SATA SSD tadi terbaca oleh sistem atau tidak. Langsung saja, hidupkan lappy kalian lalu masuk ke BIOS. Taraaaaaaa, terdeteksi deh. Sekarang tinggal tutup seperti semula lalu install operating system sesuai kebutuhan kalian. Bagaimana mudah kan cara mengganti harddisk dengan SSD?. Jika ada yang ingin ditanyakan boleh disampaikan lewat kolom komentar di bawah. Terimakasih, sampai jumpa di artikel teknologi menarik lainnya. Cara upgrade SSD laptop - Salah satu metode yang paling ampuh untuk mempercepat kinerja PC desktop atau komputer jinjing alias notebook adalah ganti hardisk dengan SSD. Nah disini kita sudah beli saingan WD Blue 3D NAND. Merk SSD terbaik tersebut kita angkut dari salah satu official store Tokopedia. Kalian bisa klik link unboxing di atas untuk melihat isi paket penjualan yang ditawarkan oleh vendor asal Korea Selatan ini. Sesuai dengan janji pada artikel tersebut, hari ini kita akan bahas cara memasang SSD di laptop. Tutorial ini bisa diterapkan di laptop lama maupun baru yang memiliki port SATA. Jadi tidak terbatas pada merek tertentu, misal Asus, Acer, Dell, HP, Lenovo, MSI, Samsung, Toshiba, dll. Periksa Upgradability pada Laptop Ini adalah hal yang wajib diperhatikan jika kalian belum membeli, atau setidaknya agar tidak salah beli. Solid State Drive memiliki beberapa tipe antarmuka, ada Serial ATA SATA, PCI Express PCIe, serta Serial Attached SCSI SAS. Baca juga Kumpulan Merek & Model SSD SATA Terbaik Saat Ini Apa Bedanya SSD SanDisk Ultra 3D dan SanDisk Plus Sedangkan soal bentuk, media penyimpanan ini dibagi menjadi ukuran inci, inci, ATP NVMe, ATP SATA, mSATA, dan SlimSATA. Untuk Samsung 860 EVO yang ada di tangan kita adalah jenis SATA III dengan form factor jadi dimensinya kurang lebih x x sama persis seperti ukuran HDD laptop. Oh ya, jangan lupa cek juga ketebalan. Karena drive juga bisa memiliki ketebalan berbeda. Jadi silahkan konsultasikan ke penjual. Tahap Persiapan Mengganti SSD Laptop Selain mendapatkan tipe dengan form factor dan interface yang tepat, kita juga perlu menyiapkan beberapa hal lain. Pertama, jelas obeng. Kebetulan disini kita menggunakan obeng set Xiaomi Mijia Wiha. Jika diperlukan, sebaiknya backup atau pindahkan data ke tempat yang aman. Untuk laptop tertentu, kalian juga mungkin butuh alat pembuka. Yah, jika memang tidak punya bisa memakai benda di sekitar kita seperti kartu bekas semacam ATM, credit card kartu setan, KTP, pick gitar yang tidak terlalu tebal, dan sebagainya. Pencongkel tidak perlukan apabila perangkat kalian tidak memiliki backdoor seperti Acer Predator, Lenovo G40 series, dan sebagainya. Langkah Mengganti HDD ke SSD Laptop Oh ya, alasan upgrade storage ini karena hardisk laptop rusak. Singkatnya, kita tidak perlu repot cloning hardisk ke SSD, atau yang paling sering ditanyakan adalah mengganti SSD laptop tanpa instal ulang. Baca juga Wajib Tahu - Ini Cara Mengetahui Kesehatan SSD Laptop Perbedaan HDD Eksternal WD Element dan My Passport Sebelum mulai, ada baiknya berdoa sesuai kepercayaan masing-masing dulu, karena doa dapat mempermudah segala urusan. 1 Membuka Casing Laptop Pertama silahkan buka bodi belakang laptop menggunakan obeng. Nah untuk laptop yang kita ada pintu belakang, jadi tinggal buka beberapa sekrup aja. Harap hati-hati jika milik kalian model "ceplikan", jangan sampai kunciannya patah. Untuk laptop dengan tipe sekrup saja tentu akan lebih mudah. 2 Melepas Hardisk Laptop Oh ya untuk berjaga-jaga, matikan arus listrik dengan melepas baterai tanam jika diperlukan sebelum kalian mengeluarkan harddisk laptop. Soal cara melepas HDD ini beda-beda. Ada yang lepas sekrup lalu digeser, ada yang model cabut kabel, ada pula yang harus buka kunciannya dulu. 3 Pisahkan dari Bracket Jika laptop kalian termasuk tipe nomor dua, maka kemungkinan kalian perlu melepas mount / bracket / chassis / shield harddisk seperti gambar di bawah. Pisahkan juga SATA connector dari HDD. Caranya?. Tinggal cabut seperti biasa. Pelan-pelan, jangan kasar, nanti rusak nangis kalian D 4 Pasang SSD ke Bracket Langkah selanjutnya, pasang Solid State Drive Samsung tersebut ke mount / bracket / chassis / shield yang sudah dipisahkan pada langkah sebelumnya. Tancapkan ulang juga konektor SATA. Langkahnya sama, tinggal sekrup-sekrup, puter-puter, jadi tidak perlu dijelaskan lebih detail ya. 5 Pasang SSD ke Laptop Selanjutnya tinggal pasang ke lagi notebook. Kunci ulang dengan sekrup harddisk serta tancapkan kembali kabel SATA ke tempatnya. Jangan lupa hubungkan kembali baterai seperti sebelumnya. Oh ya, sebaiknya backcover jangan ditutup dulu untuk memastikan langkah terakhir. 6 Mengecek Hasil Instalasi Sekarang saatnya mengecek apakah SATA SSD tadi terbaca oleh sistem atau tidak. Langsung saja, hidupkan lappy kalian lalu masuk ke BIOS. Taraaaaaaa, terdeteksi deh. Sekarang tinggal tutup seperti semula lalu install operating system sesuai kebutuhan kalian. Bagaimana mudah kan cara mengganti harddisk dengan SSD?. Jika ada yang ingin ditanyakan boleh disampaikan lewat kolom komentar di bawah. Terimakasih, sampai jumpa di artikel teknologi menarik lainnya.
cara mengganti hardisk laptop acer